facebook twitter pinterest gplus  

Senin, Maret 14, 2016

Kenapa Burung tidak Kesetrum Hinggap di Kabel Listrik ?

aceh.my.id -  Anda pasti pernah menyaksikan burung dengan gagahnya hinggap di kabel listrik kan?. Tentu anda bertanya-tanya kenapa burung yang hinggap di kabel listrik itu tidak kesetrum. Sebagian mungkin  beranggapan bahwa kabel listrik itu dilapisi dengan plastik sebagaimana di rumah kita sehingga dengan adanya isolator plastik tersebut burung tidak akan kesetrum. Anggapan tersebut salah, pasalnya banyak juga kabel-kabel listrik yang dibiarkan telanjang untuk menghindari terjadinya kebakaran pada plastik-plastik yang melapisi kawat di kabel listrik, karena kawat di kabel  listrik mengandung energi listrik yang besar yang dapat terkonversi menjadi panas. Banyak burung yang hinggap di kabel telanjang itu dan tidak kesetrum. Kenapa itu bisa terjadi ?



Untuk menjawabnya, kami akan mengajak anda untuk kembali ke pelajaran SMP. Anda masih ingatkan praktek pelajaran Fisika masa SMP dulu?. Aliran listrik itu dapat mengalir jika rangkaiannya tertutup atau saklarnya dihubungkan. Itu terjadi karena adanya aliran beda potensial dari kutub positif ke kutub negatif. Coba anda bayangkan jika kedua kabel dihubungkan pada kutub positif atau negatif. Apakah lampu pada gambar di bawah akan menyala ? tentu saja tidak. Sedangkan arus listrik dapat mengalir jika adanya beda potensial.
Sumber
Lalu apa hubungannya dengan Burung tidak kesetrum ?
JIka anda pernah menyaksikan kabel listrik TR(Tegangan Rendah ) PLN, biasanya ada 4 kabel listrik yang yang terhubung di sepanjang jalan melewati perumahan. Nah, diantara 3 diantara 4 kabel tersebut dinamakan dengan fase R, fase S, dan fase T. Ketiga kabel tersebut memiliki arus listrik. Sementara satu lagi dinamakan dengan fase N( Netral) yaitu kabel yang tidak memiliki arus listrik. Salah satu diantara ketiga kabel R, S dan T tersebut  dan Satu kabel N itulah yang masuk kerumah anda sehingga anda bisa nonton TV, ngecas Hp dan lainnya. Kalau anda lihat colokan di rumah anda pasti memiliki dua lubang. Salah satu lubang tersebut memiliki arus dengan fase R atau S atau T dan satunya lagi fase N (netral). Jadi jangan heran kalau anda menyaksikan sebagian rumah padam dan sebagiannya lagi tetap hidup. Karena ada perbedaan fase yang masuk ke tiap-tiap rumah (R,S,T). Apabila fase R atau S atau T terhubung dengan Fase N, disitulah terjadinya aliran listrik.

Jadi kenapa burung tidak kesetrum ? Karena burung hanya hinggap di salah satu kabel fase tersebut ( R,S,T). Seandainya burung hinggap di Fase R atau S atau T dan ekornya mengenai fase N maka burung tersebut akan hangus kesetrum. Begitu juga kalau salah satu kabel fase R atau S atau T yang dihinggapi burung putus dan mengenai tanah, bisa dipastikan burung tersebut akan gosong. Karena arus listrik mengalir seperti layaknya air, dari potensial tinggi ke potensial rendah. Dan tanah memiliki potensial yang sangat rendah. Mungkin anda pernah menyaksikan Lampu indicator pada test pen akan menyala begitu ditempelkan ujung jari-jari .Mengapa lampu indicator di test pen bisa menyala padahal tidak ada saklarnya? Yaitu karena tubuh kita masih berhubungan dengan tanah atau Ground yang akan menyebabkan aliran arus listrik menuju tanah melalui tubuh kita.Sekarang coba tambahkan isolator yang ada di kaki anda,maka nyala lampu indicator pada test pen akan semakin redup pula. 

Sebenarnya bukannya hanya Burung, jika manusia menyentuh kabel listrik seperti burung yang mencengkeram kabel, maka manusia tersebut tidak akan kesetrum (tentunya dengan kaki tidak menyentuh tanah karena tanah dapat berfungsi sebagai ground sehingga terjadilah perbedaan tegangan sehingga listrik mengalir dengan penghantar tubuh manusia tersebut). Begitu juga dengan Tupai, tikus dan binatang lainnya yang menghinggapi kabel listrik yang telanjang. [Areev]

0 komentar