Gunongan, Tempat Permaisuri Mandi dan Ganti Baju di Aceh - aceh.my.id

Breaking

aceh.my.id

Melirik Uniknya Aceh

Jumat, Desember 11, 2020

Gunongan, Tempat Permaisuri Mandi dan Ganti Baju di Aceh

Traveling ke Aceh tanpa sedikit belajar sejarahnya pasti terasa ada yang kurang. Ada beberapa peninggalan budaya yang bernilai sejarah dan masih bisa kita saksikan dengan jelas di sini. Salah satunya adalah Taman Sari Gunongan. Bangunan bersejarah ini terletak di pusat kota, tepatnya di Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh. Tidak sulit untuk menjangkaunya. Anda bisa menggunakan kendaraan bermotor jenis apapun atau dengan angkutan umum melalui Jalan Teuku Umar.

Gunongan merupakan bangunan yang unik dan kokoh, dibangun pada masa Kerajaan Sultan Iskandar Muda pada abad ke 16 tepatnya tahun 1607 - 1636. Di balik kemegahannya ternyata Gunongan memiliki cerita.

Sumber

Dahulu Sultan Iskandar Muda berhasil menaklukan Kerajaan Johor dan Kerajaan Pahang di Semenanjung Utara Melayu. Salah satu tradisinya, kerajaan yang kalah harus menyerahkan pajak tahunan, upeti hingga putri kerajaan untuk diboyong sebaga tanda takluk.

Tuan Putri atau Putri Pahang (Putri Phang) yang merupakan permaisuri dari Sultan Iskandar Muda rindu dengan kampung halamannya. Kampung halamanya sendiri merupakan daerah berupa bukit-bukit dan terdapat gunung. Tentu, rasa rindu itulah yang menyebabkan dirinya selalu meminta ke Sultan Iskandar Muda untuk pulang.

Ini adalah salah satu peninggalan Kesultanan Aceh. Bisa dikatakan, cukup sulit untuk menemukan peninggalan kerajaan yang pernah dipimpin oleh Sultan Iskandar Muda tersebut. Sebab dulu Belanda pernah masuk ke dalam keraton dan menyerbu semua isinya..

Selain menjadi tempat menghibur diri Putroe Phang dikala rindu dengan tanah kelahirannya di Pahang, Malaysia, Taman Sari Gunongang juga dijadikan lokasi berkumpulnya keluarga kerajaan. Bahkan, Gunongan juga sering digunakan sebagai tempat berganti pakaian para permaisuri setelah mandi di Sungai Isyiki yang mengalir di tengah-tengah istana.

Tentu saja saat ini sudah tidak ada lagi yang berganti baju di sana, sebab Gunongan sudah menjadi bangunan bersejarah. Saking kayanya akan budaya, Taman Sari Gunongan juga telah tercatat di Situs Warisan Dunia UNESCO sebagai salah satu bangunan cagar budaya. 

Bangunan berwarna putih ini juga kerap dijadikan sebagai lokasi pemotretan oleh para fotografer. Ada yang menjadikan Gunongan sebagai objek foto dan ada juga yang memfungsikannya sebagai latar belakang. Jelas saja, selain bangunan yang megah dan kaya akan goresan seni, pemandangan rerumputan hijau di sekitarnya juga mempercantik bangunan ini.

Walaupun tidak bisa mengintip permaisuri saat ganti baju, di sini ada pemandangan cantik yang tak bisa Anda temukan di tempat lain. Gunongan
 objek wisata yang tak pernah sepi dari pengunjung baik lokal maupun mancanegara. Letaknya hanya sekitar 200 meter Masjid Baiturrahman.

Jika kamu tertarik untuk berkunjung datang saja ke Sukaramai. Gunongan buka setiap hari dibuka dari jam 8.00 pagi hingga 18.00 sore.